Road to CMU: Persiapan Pendaftaran

carnegie-mellon-university

Setelah menetapkan kampus tujuan, langkah selanjutnya tentu mempersiapkan pendaftaran ke kampus tersebut. Saya mulai melakukan persiapan pendaftaran sekitar 4 bulan sebelum deadline. Waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan pendaftaran bisa berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung dari kesiapan dan universitas tujuan. Misalnya, untuk mendaftar ke universitas di UK, kita hanya perlu mempersiapkan tes bahasa (IELTS atau TOEFL) untuk pendaftarannya (diluar essay dan berkas lain), sedangkan untuk mendaftar ke universitas US, kita juga perlu mengambil ujian GRE atau GMAT.

Berikut hal-hal yang saya persiapkan untuk proses pendaftaran ke Carnegie Mellon University.

1. Tes Bahasa

ielts

Source: https://www.britishcouncil.gr/en/exam/ielts

Jika ingin berkuliah di luar negeri, tentu kita harus menguasai bahasa yang digunakan di negara tersebut. Universitas luar negeri pun mensyaratkan hal ini agar calon mahasiswanya dapat mengukuti kegiatan perkuliahan dengan baik. Untuk itu, universitas-universitas tersebut menggunakan hasil tes bahasa sebagai bagian dari kelengkapan admission yang harus dipenuhi. Ada 2 jenis tes bahasa yang lazim digunakan untuk pendaftaran ke universitas, yaitu IELTS dan TOEFL. Saya sendiri menggunakan tes IELTS sehingga kurang mengerti bagaimana tes TOELF dan apa bedanya dengan tes IELTS.

Saran saya untuk tes IELTS ini, persiapkan dari jauh-jauh hari. Sebisa mungkin coba cari contoh jawaban dengan nilai yang tinggi. Ada pola yang bisa kamu ikuti untuk bisa meningkatkan nilai kamu. Dengan menggunakan cara ini, saya bisa mendapatkan band score 7.5 pada percobaan pertama tanpa perlu kursus IELTS sebelumnya. ­čśë

2. Standardized Test

Source: http://wyomingpublicmedia.org/post/wyomings-standardized-test-scores-drop

Source: http://wyomingpublicmedia.org/post/wyomings-standardized-test-scores-drop

Untuk yang mendaftar ke universitas Amerika, hampir semua universitas disana juga mewajibkan calon mahasiswanya untuk mengirim hasil tes standarisasi. Untuk S2, tes yang dibutuhkan adalah GRE atau GMAT. GMAT biasanya digunakan bila ingin mendaftar ke jurusan bisnis (MBA), sedangkan jurusan lain dapat menggunakan GRE.

Saya menggunakan tes GRE untuk mendaftar ke CMU. Tes GRE sendiri terdiri dari 3 bagian, yaitu quant, verbal dan analytical writing. Tesnya cukup berat karena harus berpikir keras selama 5 jam, jadi selain latihan untuk masing-masing bagian, jangan lupa latihan simulasi tes sesungguhnya agar kuat menjalani keseluruhan tesnya. Untuk mempersiapkan GRE ini, usahakan mulai sedini mungkin, karena materinya sangat banyak, terutama di bagian verbal yang banyak menggunakan vocabulary yang jarang digunakan.

3. Essay

Source: http://thoughtcatalog.com/kelly-bishop/2014/11/5-ways-to-improve-as-a-writer/

Source: http://thoughtcatalog.com/kelly-bishop/2014/11/5-ways-to-improve-as-a-writer/

Ini adalah salah satu bagian terpenting dalam mendaftar ke universitas di luar negeri. Essay sangat berpengaruh terhadap kesan dari admission committee. Dari sini mereka bisa tahu gambaran tentang diri kita dan dapat menyimpulkan apakah kita merupakan calon mahasiswa yang tepat untuk program tersebut.

Essay ini harus dipersiapkan dengan sangat matang. Jangan membuatnya terlalu mepet dengan deadline pendaftaran. Setelah selesai membuat essay, mintalah orang lain untuk membacanya dan memberikan masukan. Terus lah perbaiki essay yang kamu buat hingga essay tersebut dapat menggambarkan diri kamu sebaik mungkin.

Saya mengikuti program mentoring Indonesia Mengglobal untuk membantu saya mempersiapkan proses pendaftaran ke universitas tujuan saya. Di program ini, saya sangat terbantu dalam pembuatan essay karena mendapat banyak masukan berharga dari mentor saya. Saran saya, carilah mentor yang memiliki bahasa inggris yang baik dan diterima di universitas terkenal. Mereka bisa memberikan saran yang sangat berharga untuk membantumu membuat essay terbaik untuk mendapatkan universitas impian mu.

4. Surat Rekomendasi

Source: http://www.miami.edu/online/blog/featured-main/ask-letter-recommendation/

Source: http://www.miami.edu/online/blog/featured-main/ask-letter-recommendation/

Kebanyakan universitas meminta surat rekomendasi dari orang yang pernah bekerja dengan kita dan tahu prestasi dan kualitas diri kita. Biasanya surat rekomenasi diberikan oleh dosen atau atasan di kantor. Universitas umumnya meminta 2 sampai 3 surat rekomendasi untuk pendaftarannya, jadi kamu harus mencari 3 orang yang dapat memberikan kamu rekomendasi positif untuk pendaftaran ke universitas tujuan mu.

Tips yang dapat saya berikan untuk meminta surat rekomendasi, mintalah kepada orang yang paling dekat dan mengenal mu, misalnya dosen pembimbing atau supervisor di kantor. Sebaiknya orang yang memberikan surat rekomendasi bisa menggambarkan diri kamu dengan jelas dan spesifik. Bila mereka menjelaskan diri kamu di surat rekomendasi secara general saja, surat tersebut tidak akan memberikan kesan yang kuat untuk admission committee, jadi kurang dapat membantu meyakinkan mereka bahwa kamu merupakan kandidat yang pantas untuk program di universitas tersebut.

5. Berkas Lain yang Dibutuhkan

Hal terakhir yang harus dipersiapkan adalah berkas-berkas lain yang dibutuhkan, seperti ijazah, transkrip nilai, sertifikat lomba, dll. Biasanya untuk ijazah dan transkrip nilai, kita harus membuat salinan resmi dari universitas S1 kita. Proses ini cukup memakan waktu, apalagi bila kamu sudah bekerja dan sulit untuk datang ke universitas kamu. Beri waktu yang cukup untuk mempersiapkan berkas-berkas ini. Jangan sampai kamu gagal mendaftar ke universitas impian kamu karena terlambat mendapatkan salinan ijazah dari kampus kamu.

Itulah hal-hal yang harus dipersiapkan untuk mendaftar ke universitas luar negeri, terutama di US. Memang banyak yang harus disiapkan dan prosesnya menguras banyak waktu, tenaga dan uang. Namun perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan sangan worth it untuk bisa mencapai mimpi kamu melanjutkan studi di luar negeri.

Saran saya, carilah teman seperjuangan yang dapat memberikan semangat dan bantuan untuk mempersiapkan admission┬ákamu. Dari pengalaman saya, teman seperjuangan sangat penting untuk membantu saya tetap semangat dan tidak menyerah ditengah jalan saat tubuh dan pikiran saya mulai lelah. Mungkin saya sudah berhenti ditengah jalan kalau tidak ada dukungan dari teman saya. ­čÖé

Selamat mempersiapkan pendaftaran ke universitas impian mu!


Artikel ini merupakan lanjutan dari seri Road to CMU. Untuk fase lainnya, kamu bisa lihat di halaman berikut:

  1. http://roxinlabs.com/2016/10/road-to-cmu-mencari-kampus-impian/
  2. http://roxinlabs.com/2016/11/road-to-cmu-persiapan-pendaftaran/

Nanda Firdaus

Graduate Student in Information System Management at Carnegie Mellon University. Previously worked as Marketing Technology Analyst and Data Analyst in Traveloka.com. Passionate about new technology and have interest in data, business and investment. Ex-Microsoft Student Partner. Graduated from Information System, Faculty of Computer Science, Universitas Indonesia.

You may also like...

1 Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *